Rabu, 02 Sep 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Berita
Berita

Sering Menguncir Rambut Terlalu Kencang? Awas Kena Traction Alopecia!

✍️ Dewi 🕒 02 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
menguncir rambut kencang
menguncir rambut kencang Foto: antaranews.com

Sering menarik rambut ke belakang dengan kencang demi tampil rapi dan stylish? Kebiasaan menguncir rambut dengan gaya high ponytail, mencengkeramnya dalam bentukan sanggul ketat, atau kepang yang sangat menjepit memang bisa mendongkrak percaya diri secara instan. Tampilan tampak elegan, wajah terkesan lebih terangkat (slick back look), dan rambut tidak mengganggu aktivitas harian. Namun, di balik estetikanya yang menawan, ada bahaya nyata yang mengintai kesehatan kulit kepala kamu.

Menarik rambut terlalu kencang secara terus-menerus dapat memicu kondisi medis yang dikenal sebagai Traction Alopecia. Masalah ini bukanlah kerontokan biasa akibat faktor usia atau hormon, melainkan kerusakan fisik pada akar rambut yang kerap terjadi tanpa disadari hingga garis rambut mulai tampak melorot ke belakang.

Memahami Apa Itu Traction Alopecia

Traction Alopecia adalah bentuk kerontokan rambut yang disebabkan oleh tarikan berulang dan terus-menerus pada folikel rambut. Ketika kamu menguncir rambut sangat kencang, beban pada akar rambut meningkat secara signifikan. Tarikan mekanis ini lama-kelamaan merusak ikatan folikel di bawah kulit kepala.

Pada tahap awal, folikel rambut hanya mengalami peradangan. Kulit kepala mungkin terasa tertarik, panas, atau muncul bentol-bentol kecil yang mirip jerawat di sepanjang garis rambut. Namun, jika kebiasaan ini diteruskan selama bertahun-tahun, peradangan berkepanjangan tersebut akan membentuk jaringan parut pada folikel. Begitu jaringan parut terbentuk, folikel rambut menjadi mati secara permanen dan tidak lagi mampu menumbuhkan helai rambut baru.

Tanda dan Gejala yang Wajib Diwaspadai

Banyak orang terlambat menyadari bahwa mereka mengalami Traction Alopecia karena prosesnya berlangsung secara bertahap. Coba periksa kondisi kulit kepala dan rambut kamu jika menemukan tanda-tanda berikut:

  • Rasa Nyeri atau Nyeri Tekan pada Kulit Kepala: Jika kamu merasakan kelegaan luar biasa atau rasa pedih saat melepas kunciran di malam hari, itu adalah sinyal utama bahwa kulit kepala kamu sedang stres berat.

  • Mundurnya Garis Rambut (Receding Hairline): Garis batas rambut di dahi atau area pelipis mulai tampak makin luas dan tipis.

  • Muncul Bentol Kecil atau Kemerahan: Adanya bintik-bintik merah di area batas kunciran yang sering kali terasa gatal atau perih.

  • Banyak Anak Rambut yang Patah: Helai-helai rambut pendek tampak patah di dekat akar akibat tekanan karet kuncir.

  • Pembersihan Kulit Kepala yang Bersisik: Kulit kepala mengelupas di area yang paling sering mengalami tarikan paling kuat.

Kebiasaan Harian yang Tanpa Sadar Menjadi Pemicu

Selain kuncir kuda yang terlalu ketat, ada beberapa gaya rambut dan kebiasaan lain yang memperbesar risiko munculnya Traction Alopecia:

  1. Gaya Kepang yang Terlalu Rapat: Kepang kecil-kecil (cornrows atau box braids) yang ditarik sangat dekat dengan kulit kepala memicu tekanan ekstrem dalam jangka panjang.

  2. Penggunaan Hair Extension atau Hair Clip: Penambahan rambut palsu memberikan beban ekstra pada helai rambut asli, membuat akar harus menopang berat ganda.

  3. Mengikat Rambut Saat Masih Basah: Rambut berada dalam kondisi paling rapuh dan elastis saat basah. Mengikatnya dengan kencang saat lembap mempercepat kerusakan struktur helai dan akar.

  4. Penggunaan Aksesori yang Kasar: Karet gelang biasa tanpa lapisan kain dapat menjepit dan memotong batang rambut saat ditarik.

  5. Penggunaan Helm atau Hijab yang Terlalu Ketat: Pengikat dalaman hijab (ciput) atau busa helm yang menekan kunciran secara berlebihan dapat menambah gaya gesek dan tarikan pada akar.

Tips Efektif Mencegah dan Mengatasi Traction Alopecia

Kabar baiknya, Traction Alopecia dapat dihentikan dan dicegah jika ditangani sejak dini sebelum folikel mengalami kerusakan permanen. Berikut adalah panduan praktis untuk merawat kembali kesehatan kulit kepala kamu:

  • Ganti Gaya Rambut Secara Berkala: Jangan gunakan gaya kuncir kencang yang sama setiap hari. Variasikan dengan mengurai rambut, menguncir rendah yang longgar (low loose ponytail), atau menggunakan jepit badai (claw clip).

  • Beralih ke Aksesori Rambut yang Ramah: Tinggalkan karet gelang tipis. Gunakan scrunchie berbahan sutra atau satin yang lembut, serta ikatan rambut berbentuk spiral yang menyebarkan tekanan secara merata.

  • Beri Waktu Istirahat Bagi Rambut: Biarkan rambut terurai bebas saat kamu tidur atau beristirahat di rumah untuk memberi kesempatan pada folikel bernapas dan pulih dari tekanan harian.

  • Hindari Bahan Kimia dan Panas Berlebih: Saat kulit kepala sedang mengalami iritasi akibat tarikan, kurangi penggunaan catokan, pengering rambut bersuhu tinggi, serta proses pewarnaan atau pelurusan kimia.

  • Lakukan Pijat Kulit Kepala Mandiri: Pijat lembut kulit kepala menggunakan minyak alami seperti minyak zaitun, rosemary, atau jojoba selama 5-10 menit sebelum keramas. Langkah ini membantu melancarkan sirkulasi darah ke folikel rambut untuk merangsang pertumbuhan helai baru.

  • Gunakan Dalaman Hijab Berbahan Longgar: Bagi penggunanya, pastikan ciput tidak menekan dahi terlalu ketat dan pilih bahan yang bernapas serta licin agar meminimalisir gesekan.

Kesimpulan

Keinginan untuk tampil rapi dan menawan dengan gaya rambut terikat adalah hal yang wajar, namun kesehatan kulit kepala jangka panjang jauh lebih berharga. Traction Alopecia adalah pengingat penting bahwa gaya rambut yang indah tidak boleh mengorbankan akar rambut kamu.

Jika kamu sudah merasakan tanda-tanda rasa sakit saat mengikat rambut atau melihat garis rambut yang mulai menipis, segera ubah kebiasaan tersebut dari sekarang. Longgarkan ikatan kamu, variasikan gaya sehari-hari, dan berikan perawatan ekstra pada kulit kepala. Ingatlah bahwa kunci utama rambut tebal dan indah berawal dari kulit kepala yang sehat dan bebas dari tekanan!

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update