Selasa, 15 Sep 2026
Beranda › Berita
Berita

8 Kebiasaan Perawatan Rambut yang Bikin Rambut Cepat Berminyak

✍️ Dewi 🕒 15 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
berminyak7
berminyak7 Foto: Okezone.com

Delapan kebiasaan perawatan rambut ternyata dapat mempercepat kondisi rambut berminyak. Memahami pemicu ini membantu kamu menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut agar tidak mudah lepek.

8 kebiasaan perawatan rambut yang sering tidak disadari dapat menjadi pemicu utama kondisi rambut berminyak atau lepek.

Rambut berminyak adalah kondisi umum yang disebabkan oleh produksi sebum berlebihan di kulit kepala.

Sebum sebenarnya penting untuk menjaga kelembapan dan kesehatan rambut, namun jika berlebihan, dapat membuat rambut tampak kusam, tipis, tidak bervolume, dan mudah kotor.

Selain kebiasaan perawatan, beberapa faktor lain juga dapat memicu rambut berminyak.

Faktor genetik, perubahan hormon, stres berlebihan, pola makan tinggi karbohidrat atau makanan berminyak, iklim tropis, hingga penyakit tertentu seperti dermatitis seboroik dapat berkontribusi pada produksi minyak berlebih.

Berikut adalah delapan kebiasaan perawatan rambut yang bisa menyebabkan rambut kamu cepat berminyak:

1. Terlalu Sering Keramas

Mencuci rambut setiap hari atau terlalu sering dapat menghilangkan minyak alami (sebum) yang berfungsi melindungi kulit kepala.

Sebagai respons, kelenjar minyak di kulit kepala akan bekerja lebih keras untuk menggantikan minyak yang hilang.

Hal ini membuat rambut menjadi lebih cepat berminyak dan terasa bersih sesaat, namun cepat kembali lepek.

2. Tidak Membilas Rambut dengan Benar

Sisa sampo atau kondisioner yang tidak terbilas sempurna dapat menumpuk di kulit kepala dan batang rambut. Penumpukan residu ini membuat rambut terasa berat, berminyak, dan sulit diatur.

Sisa produk juga dapat mengganggu kesehatan kulit kepala serta mempercepat produksi minyak, membuat rambut terasa lengket dan cepat lepek meskipun baru keramas.

3. Salah Memilih Produk Perawatan Rambut

Penggunaan sampo atau kondisioner yang terlalu berat, terlalu melembapkan, atau tidak sesuai dengan jenis rambut berminyak dapat memperparah kondisi.

Produk dengan kandungan kimia keras juga bisa merusak pelindung kulit kepala. Ini akan memicu kelenjar sebaceous memproduksi minyak berlebihan, membuat rambut terasa lepek, kusam, dan tidak bervolume.

4. Menggunakan Kondisioner Secara Tidak Tepat

Mengaplikasikan kondisioner langsung ke kulit kepala atau tidak membilasnya hingga bersih dapat menyebabkan penumpukan produk dan membuat rambut terasa berat serta berminyak.

Kondisioner sebaiknya hanya diaplikasikan pada bagian tengah hingga ujung rambut. Akar rambut akan terasa berat dan lepek jika kondisioner digunakan secara tidak tepat.

5. Terlalu Sering Menyentuh atau Menyisir Rambut

Tangan seringkali kotor dan berminyak. Sering menyentuh atau membelai rambut dapat memindahkan kotoran, minyak, dan keringat dari tangan ke rambut, membuatnya lebih cepat berminyak.

Menyisir rambut terlalu sering juga dapat merangsang kelenjar minyak dan mendistribusikan minyak dari kulit kepala ke seluruh helai rambut, membuat rambut cepat terlihat kotor dan lepek.

6. Menggunakan Alat Penata Rambut yang Kotor

Sisir, sikat, atau alat penata rambut lainnya dapat menumpuk minyak, debu, dan sisa produk dari penggunaan sebelumnya.

Jika alat-alat ini tidak dibersihkan secara rutin, kotoran tersebut akan kembali menempel pada rambut bersih. Ini menyebabkan rambut cepat kotor dan berminyak meskipun baru dicuci.

7. Memakai Penutup Kepala Saat Rambut Masih Basah

Mengenakan hijab atau penutup kepala lainnya saat rambut masih basah menciptakan lingkungan lembap dan kurangnya sirkulasi udara.

Kondisi ini dapat memicu pertumbuhan bakteri, membuat rambut cepat berminyak, lepek, dan menimbulkan bau apek.

Rambut terasa lembap, lepek, dan berbau tidak sedap di kulit kepala dan akar rambut.

8. Tidak Mengeringkan Rambut dengan Tepat

Mendiamkan rambut basah terlalu lama, terutama bagi pemilik rambut tipis, dapat membuat akar rambut menjadi tidak maksimal dan menyebabkan rambut berminyak.

Akar rambut akan terasa berat dan lepek jika tidak dikeringkan dengan benar setelah keramas.

Untuk mengatasi rambut berminyak, beberapa solusi dapat diterapkan. Kamu bisa memilih sampo yang diformulasikan khusus untuk rambut berminyak dan keramas 2-3 kali seminggu, bukan setiap hari.

Aplikasikan kondisioner hanya dari bagian tengah hingga ujung rambut dan bilas hingga bersih. Bersihkan alat rambut secara rutin, hindari sering menyentuh rambut, dan kelola stres dengan baik.

Selain itu, perhatikan pola makan dengan menghindari makanan tinggi gula atau berminyak, serta konsumsi makanan kaya vitamin B dan E.

Masker rambut dari bahan alami seperti cuka apel atau lidah buaya juga dapat membantu. Untuk solusi darurat, gunakan dry shampoo atau bedak tabur bayi.

Pastikan kamu juga mendapatkan tidur yang cukup untuk menjaga keseimbangan hormon.

Memahami penyebab rambut berminyak, terutama yang berkaitan dengan kebiasaan perawatan, adalah langkah pertama untuk mengatasinya.

Dengan menerapkan rutinitas perawatan yang tepat dan memperhatikan gaya hidup, kamu dapat menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut agar tidak mudah lepek dan tetap sehat.

Disusun dengan bantuan penelusuran web dari: dove.com, halodoc.com, hellosehat.com, liputan6.com, cnfstore.com, estetiderma.co.id, sensatia.com, klikdokter.com.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update